Kamis, 05 April 2012

PENGARUH PAHAM BARU TERHADAP PERGERAKAN NASIONAL

PENGARUH PAHAM BARU TERHADAP PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA
I. NASIONALISME
  MACAM-MACAM PENGERTIAN NASIONALISME :
  1. Ernest Renan : Nasionalisme Muncul Akibat Kehendak Untuk Bersatu.
  2. Otto Bauer : Nasionalisme Muncul Akibat Persamaan Perangai, Tingkah Laku Dan Persamaan Nasib.
  3. Hans Kohn : Nasionalisme Menuntut Kesetian Tertinggi Individu Hanya Pada Negara.
  4. Louis Snyder : Nasionalisme Merupakan Perpaduan Politik, Ekonomi, Sosial Dan Intelektual Pada Suatu Taraf Di Dalam Sejarah.

                        LIBERALISME :
Paham Yang Mengutamakan Kemerdekaan Individu
.
LANDASAN LIBERALISME :

q  Magna Charta: Seseorang Tidak Boleh Ditangkap,dipenjara,disiksa, Diasingkan, Disita       Hak Milik Tanpa Alasan Yang Jelas Menurut            Hukum.
q  The Great Charter Liberties : Pengakuan Kebebasan Bertindak Warga Kota Dan Berdagang.

q  Habeas Corpus Act:
            Polisi Harus Menunjukkan Alasan Lengkap Penangkapan Seseorang Dan Harus Memeriksa Tahanan Paling Lambat 2 Hari, Orang Yang Telah Dibebaskan Pada Suatu       Perkara Tidak Boleh Ditangkap Lagi Pada   Perkara Yang Sama.
q  Bill Of Rights :
            Perlunya Persetujuan Parlemen Dalam Pembuatan Undang-undang, Pajak Dan Pembentukan Tentara.

SOSIALISME
Doktrin Umum Sistem Ekonomi Yang Menentang Kemutlakan Milik  Perseorangan Dan Mendukung Pemakaian Milik Untuk Kesejahteraan Umum (Hak Kolektip).
PEMIKIR DAN PENCETUS SOSIALISME

ROBERT OWEN
            Terkenal Dengan Bukunya Berjudul “A New View Of Society An Essay On The Formation Of Human Character” : Pemikiran Bahwa Lingkungan Akan Membentuk Jiwa Watak Seseorang. Oleh Karena Itu Dia Menutup Kedai-kedai Minum Di Lingkungan Pabriknya Dan Membangun Pasilitas Untuk Kesejahteraan Pegawai Seperti : Rumah, Sarana Rekreasi, Koperasi Dan Pernah Mendirikan Labour Exchange : Tempat Penampungan Penganggur Yang Memperoleh Bon Kerja Sebagai Gajinya.
         Saint Simon
Ia berpendapat bahwa kaum feodal           dan bangsawan merupakan parasit yang merugikan, sedangkan kaum borjouis masih diperlukan. Maka masyarakat golongan III harus menjadi pemegang kekuasaan dalam      masyarakat.
         Karl Heinrich Marx
           
            Bukunya berjudul Das Kapital       membahas tentang bahwa sejarah masyarakat merupakan sejarah             perjuangan kelas. Dalam perjuangan         itu yang berhasil sebagai pemenang            kaum proletar maka terciptalah       masyarakat tanpa kelas.
DEMOKRASI
Secara Luas Demokrasi Diartikan Suatu Sistem Pemerintahan Yang Mengakui Hak Segenap Anggota Masyarakat Untuk Mempengarui Keputusan Politik, Secara Langsung Atau Tidak Langsung.



JENIS-JENIS DEMOKRASI
*      DEMOKRASI PARLEMENTER
            Kekeuasaan Legislatif Di Atas Kekuasaan Eksekutif, Kabinet Bertanggung Jawab Kepada Legislatif (DPR). Contoh : Negara Perancis, Belgia, Belanda.

DEMOKRASI DENGAN SISTEM PEMISAHAN KEKUASAAN
Antara Legislatif, Eksekutif Dan Yudikatif Dibedakan Tugas Dan Tanggung Jawabnya Dan Tidak Saling Mempengaruhi Tetapi Saling Kontrol. Hal Ini Terhindar Dari Kemungkinan Penumpukan Kekuasaan  Pada Satu Badan. Kekuasaan Legislatif Dipegang Oleh Kongres, Eksekutif Oleh Presiden Dan Yudikatif Oleh Mahkamah Agung Contoh : Negara Amerika Serikat.

DEMOKRASI REFERENDUM DAN INISIATIF RAKYAT
*      REFERENDUM : Pemungutan Suara Rakyat Mengenai Suatu Rencana Undang-undang.
REFEENDUM OBLIGATOR :
*      Pemungutan Suara Rakyat Yang Wajib Dilakukan Mengenai Undang-undang Atau Hal Lain Yang Dianggap Perlu.
REFERENDUM FAKULTATIF
Pemungutan Suara Rakyat Dilakukan Jika Sejumlah Rakyat Tertentu Meminta Referendum.
Contoh Negara Swiss
PAN ISLAMISME
*      Faham Yang Bertujuan Mempersatukan Umat Islam Se-dunia. Pencetusnya Jamaludin Al-Afgani Dari Afganistan.
*      Latar Belakang = Kondisi Umat Islam Pada Abad 19 Mengalami Kemunduran Dan Menjadi Objek Kolonialisme Bangsa-bangsa Eropa. Perkembangan Sekarang Sudah Terbentuk Organisasi Konfrensi Islam (OKI) / OIC (Organization Of Islamic Conference)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar